
Jepang meluncurkan kereta mewah berkecepatan 186 mil per jam, lengkap dengan kelas bisnis seperti layanan pesawat. Yang menarik, Anda bisa miliki kabin tersendiri.
Jepang memang berambisi membangun kereta jenis Shinkansen mutakhir sejak 1960an, bahkan diekspor ke mancanegara. Kereta ultra-cepat terbaru yang disebut ‘Hayabusa’ atau Falcoln, akan menghubungkan kota Tokyo dan Aomori. Ini akan menyuguhkan pemandangan pedesaan terpencil di ujung utara pulau utama Honshu.
“Menawarkan kemampuan terbaik, kami akan berusaha meningkatkan kenyamanan penumpang di Hayabusa disertai keamanan dan ramah lingkungan. Tidak hanya memberikan kecepatan,” ujar Kepala East Japan Railway Company, Mutsutake Otsuka.
Tahun mendatang, seri Hayabusa hijau dan perak E5 diperkirakan memiliki kecepatan 200 mil per jam. Penumpang dapat menikmati perjalanan menembus pegunungan pedesaan Jepang dengan nyaman.
Yang menarik, hanya dengan membayar 200 poundsterling (Rp2,8 juta), penumpang dapat memperoleh kenyamanan terbaik dengan kabin tersendiri yang disertai layanan makanan dan minuman tersendiri. Apalagi, penumpang dapat pula merasakan kursi kulit berbeda dari lainnya.
Jepang memang giat menyosialisasikan kereta supercepat sebagai pilihan terbaik bagi wisatawan, daripada memanfaatkan pesawat atau perjalanan darat lainnya. Jepang juga telah menjual teknologi Shinkasen ke Taiwan dan berencana bekerja sama dengan Brazil dan Vietnam. Saat ini pesaing utama Jepang untuk teknologi kereta api adalah Cina, Prancis, dan Jerman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar